Bilaku ingat ku kan luka
Perih hati ini mengingat...
Nafsu..!
Tatap mata penuh nafsu
Mengilhami karyaku
Secercah buih hitam di hati ini
Tak ku pedulikan semua hal
Kuterjang keras batas moral
Salahkah diriku menghamilimu???
he...
Showing posts with label Prime Poetry. Show all posts
Showing posts with label Prime Poetry. Show all posts
Tuesday, February 10, 2009
UNTITLED
by: Imam a.k.a Bound
Sederu debu menderu
Seiring decak langkah diikuti tepuk tangan penonton
Mimpi..
Mimpi itu jadi kenyataan
Seorang yang dulunya punguk...
Sekarang dapat meraih bulan...
Sederu debu menderu
Seiring decak langkah diikuti tepuk tangan penonton
Mimpi..
Mimpi itu jadi kenyataan
Seorang yang dulunya punguk...
Sekarang dapat meraih bulan...
Saturday, January 31, 2009
KEPERAWANANKU HILANG DI KANDANG MACAN
By oomleo “goodnight electric”
Saat itu..
Entah mengapa…
Roy mengajakku mampir ke rumahnya
Aku menurut begitu saja…
Ia mempersilakan aku masuk…
Dan kami berbincang sejenak
di sebuah ruangan mungil…
Roy mulai bersikap angkuh
Ia ingin menyombongkan koleksi binatang peliharaannya…
Ia berkata bahwa macan tutul adalah
Binatang favorit miliknya…
Ia memperlihatkan seekor macan tutul yang
Terkurung kerangkeng besi…
Aku takut bukan kepalang…
Kakiku gemetar…
Tubuhku pucat pasi…
Aku mundur setapak demi seatapak…
Tanpa kusadari,
Ember berisi cincau basah setengah jadi,
Membuatku terpeleset…
Dan terjengkang ke depan…
Selangkanganku terbentur besi tumpul kandang macan…
Darah segar mengucur deras…
Roy sangat kaget dan berkata,
“Keperawananmu hilang di kandang macan!”
aku pulang…
betapa bodohnya…
aku berharap ada zakar yang merobek
kegadisanku…
tetapi tidak!
Kandang macan biadab!
Mulai saat ini…
Aku tak mau ke Ragunan
Apa pun bentuknya…
Di Ragunan banyak kandang…
Apalagi kandang macan!
Lebih baik aku pergi ke Amerika…
Menjadi turis asal Indonesia…
Saat itu..
Entah mengapa…
Roy mengajakku mampir ke rumahnya
Aku menurut begitu saja…
Ia mempersilakan aku masuk…
Dan kami berbincang sejenak
di sebuah ruangan mungil…
Roy mulai bersikap angkuh
Ia ingin menyombongkan koleksi binatang peliharaannya…
Ia berkata bahwa macan tutul adalah
Binatang favorit miliknya…
Ia memperlihatkan seekor macan tutul yang
Terkurung kerangkeng besi…
Aku takut bukan kepalang…
Kakiku gemetar…
Tubuhku pucat pasi…
Aku mundur setapak demi seatapak…
Tanpa kusadari,
Ember berisi cincau basah setengah jadi,
Membuatku terpeleset…
Dan terjengkang ke depan…
Selangkanganku terbentur besi tumpul kandang macan…
Darah segar mengucur deras…
Roy sangat kaget dan berkata,
“Keperawananmu hilang di kandang macan!”
aku pulang…
betapa bodohnya…
aku berharap ada zakar yang merobek
kegadisanku…
tetapi tidak!
Kandang macan biadab!
Mulai saat ini…
Aku tak mau ke Ragunan
Apa pun bentuknya…
Di Ragunan banyak kandang…
Apalagi kandang macan!
Lebih baik aku pergi ke Amerika…
Menjadi turis asal Indonesia…
Subscribe to:
Posts (Atom)