Bukan saatnya kamu menghabiskan waktu untuk galau menye menye mblenyek kayak telek lencung keinjek sandal
Galau, sedih, dan hampa wajar. Renungi dan jangan disesali. Karena ini semua sudah kamu ambil sebagai keputusan.
Lha mbok kira ngambil keputusan kayak gitu sembarangan? Gampang? Pacaran 5 tahun?? *jingek malah jadi menye
***
Mungkin memang butuh waktu untuk bangkit, tapi jangan terlalu lama kamu tenggelamkan dalam kehidupan telek lencung.
Apalagi sudah nemu orang yang membuatmu nyaman juga :)
Siapkan saja investasi buat hidupmu kelak. Umurmu sekarang sudah sama dengan nomornya Michael Jordan di Bulls. Sekolah kedokteran juga lama dan cukup menyita waktu.
Dodolan kaos, notebook, bahkan mendoan pun tak masalah hahahaha
Yang penting buat main, nonton, ntraktir temen itu sudah ada uang sendiri (Insya Allah ya emang duit dari meras keringat)
Kalau uang kuliah masih minta orang tua? Wajar lah. Toh kewajiban mereka juga mungkin membiayai pendidikan anaknya, dan itu saya ambil sebagai hak hehe.
Tapi kamu harus sadar. Karena itu masih ditanggung orang tua, kamu juga harus ingat tanggungjawab mu dengan lulus tepat waktu dan nilai yang tidak amburadul.
Piss love n gaul!
*PS: Sekian dulu. Aku mau eek terus mandi terus nyari dosen buat ngelarin skripsi. Doain April ini saya wisuda S.Ked. Amin 0:)
Showing posts with label curhat. Show all posts
Showing posts with label curhat. Show all posts
Monday, March 9, 2015
Wednesday, August 7, 2013
Catatan Kecil #1
Yah sudah saya putuskan.
Blog lama URL baru ini akan tetap diteruskan.
Diteruskan dengan cerita random yg lebih personal.
Dan mungkin tidak akan memakai nama gaul Mas Primebound
Iya. Karena disini mungkin Ega Prima Norista yang sebenarnya akan muncul.
Dan saya suka curhat dengan tulisan (atau coret-coretan gambar)
Tulisan disini nanti bisa jadi tambah gak jelas dan seperti anak kecil. Atau terlalu melow. Bahkan terlalu berbau pengharapan.
Oiya. Kelak mungkin tulisan disini nanti bisa dibikin buku Autobiografi. Jadi semisal mau bikin, gak usah nyewa penulis autobiografi macam Alberthiene Endah hahahaha
-------------------------------------------------------------------------------------------------------
Mumpung lagi selo karena liburan Ramadhan. Jadi bisa nulis-nulis gak jelas kayak gini.
Iya. Sekarang saya sudah kuliah di kedokteran. Walaupun boleh jujur sebenarnya jurusan kedokteran itu bukan jadi pilihan utama semenjak SMA. Masa SMA merubah segalanya.
SMP, ketika celana biru dan baju putih masih melekat. Saya memang mempunyai cita-cita menjadi dokter. Walaupun kalau dipikir jadi dokter itu gak enak. Seperti itulah dalam bayangan saya waktu itu karena sering lihat lingkungan keluarga dimana kadang memang tidak ada waktu libur. Lingkungan keluarga memang berasal dari keluarga medis. Dokter, perawat, ahli gizi, tukang sunat, tukang pijat, ya itu semua menurut saya adalah profesi di bidang medis. Dari mengamati lingkungan itu juga saya dapat motivasi untuk mendapat gelar dokter dan kadang malas karena pekerjaan itu butuh dedikasi. Jadi dokter ori (bukan dokter KW) perlu dedikasi tinggi (menurut saya).
Masa SMP adalah masa yg sangat lekat di ingatan saya. Banyak orang berkata "Masa dimana kamu mengenakan celana abu-abu lah masa yang paling indah dan tak terlupakan". Bagiku tidak, masa celana biru lah yg terpatri di ingatan. Kenapa? Karena masa itu mimpi-mimpi saya masih tumbuh. Mimpi-mimpi logis samapai liar yang akhirnya membuat anak termotivasi. Coba bayangkan, saya dulu ingin sekolah di SMA Negeri di Jogja (iya bukan SMA di Wates, Kulonprogo) hanya karena ingin bermain streetball. Sungguh motivasi yg jika dipikir ulang pada saat ini adalah konyol dan bego. Tapi karena hal konyol itulah saya termotivasi untuk terus belajar di sekolah bahkan ikut bimbingan belajar. Saya sebelumnya belum pernah ikut bimbingan belajar, bahkan cenderung anti.
Target ingin sekolah di SMA N 3 Yogyakarta atau SMA N 8 Yogyakarta.
Iya. Padahal zaman SD itu ingin masuk SMA Teladan (SMA N 1 Yogyakarta). Dimana banyak orang bilang disitulah siswa berorientasi studi formal akademik pandai berkumpul.
Yaaa semenjak SMP jadi berubah, karena ingin basketan streetball itu lah. SMA 3 atau SMA 8 adalah sekolah yg menurut saya gak cuma berorientasi pada studi akademik juga. Tetapi minat bakat siswa juga dibebaskan berkembang.
Yah singkat cerita, di bimbingan belajar itu saya sering dpt peringkat atas. Bahkan lulus passinggrade SMA yang saya inginkan seperti di atas tadi.
Tapi ternyata saya gak bisa masuk SMA di Jogja hahaha. Nilai ujian nasional sebagai saringan untuk masuk di SMA tersebut banyak yg tinggi. Saya bukannya dapat nilai jelek. Nilai saya sudah rata-rata 9 ke atas, bahkan Matematika cuma salah satu nomor. Akan tetapi peraturan yg membatasi. Peraturan untuk siswa di luar kodya yg ingin sekolah di kodya Jogja dibatasi, cuma diberi kuota 25% dari jumlah siswa yg ada. DAFUQ! Karena alasan itulah saya tereliminasi menjadi siswa SMA di Jogja, selain karena saya tidak punya prestasi olimpiade yg bisa dijadikan nilai dongkrak masuk SMA. Sebenarnya ada prestasi basket porseni SMP tingkat propinsi. Tetapi karena cuma peringkat 5 (padahal jumlah kabupaten di Yogyakarta cuma ada 5 hahaha) jd sertifikat itu dianggap hina.
Tapi semua itu harus disyukuri. Nilai segitu yg saya dapatkan, di tingkat kabupaten merupakan nilai tinggi. Bukan hanya nilai LUMAYAN tinggi, tetapi nilai tinggi. Saya bisa masuk di SMA favorit se Kulonprogo. Yaitu SMA N 1 Wates. Saya memasukkan formulir pada hari dan jam terakhir pendaftaran. Maklum, karena gak jd sekolah di kodya membuat saya agak malas-malasan. Itu aja daftar SMA gak mandi dan tanpa ganti baju. Kaos hitam butut itu yg saya kenakan cuma dirangkap dengan seragam SMP. Karena pagi setelah sholat subuh di masjid, saya langsung ke warnet main Ragnarok. Iya, saya suka melimpahkan kekesalan dengan apa yg saya sukai
SEKIAN DULU LAH.. Saya mau nonton Bakuman dulu. Nonton anime merupakan sesuatu yg saya sukai. Iya karena sekarang ini saya lg kesel, ternyata nulis autobiografi (atau mungkin diary) ini melelahkan hahahaha makanya sekarang harus melakukan hal yg apa saya suka.
Blog lama URL baru ini akan tetap diteruskan.
Diteruskan dengan cerita random yg lebih personal.
Dan mungkin tidak akan memakai nama gaul Mas Primebound
Iya. Karena disini mungkin Ega Prima Norista yang sebenarnya akan muncul.
Dan saya suka curhat dengan tulisan (atau coret-coretan gambar)
Tulisan disini nanti bisa jadi tambah gak jelas dan seperti anak kecil. Atau terlalu melow. Bahkan terlalu berbau pengharapan.
Oiya. Kelak mungkin tulisan disini nanti bisa dibikin buku Autobiografi. Jadi semisal mau bikin, gak usah nyewa penulis autobiografi macam Alberthiene Endah hahahaha
-------------------------------------------------------------------------------------------------------
Mumpung lagi selo karena liburan Ramadhan. Jadi bisa nulis-nulis gak jelas kayak gini.
Iya. Sekarang saya sudah kuliah di kedokteran. Walaupun boleh jujur sebenarnya jurusan kedokteran itu bukan jadi pilihan utama semenjak SMA. Masa SMA merubah segalanya.
SMP, ketika celana biru dan baju putih masih melekat. Saya memang mempunyai cita-cita menjadi dokter. Walaupun kalau dipikir jadi dokter itu gak enak. Seperti itulah dalam bayangan saya waktu itu karena sering lihat lingkungan keluarga dimana kadang memang tidak ada waktu libur. Lingkungan keluarga memang berasal dari keluarga medis. Dokter, perawat, ahli gizi, tukang sunat, tukang pijat, ya itu semua menurut saya adalah profesi di bidang medis. Dari mengamati lingkungan itu juga saya dapat motivasi untuk mendapat gelar dokter dan kadang malas karena pekerjaan itu butuh dedikasi. Jadi dokter ori (bukan dokter KW) perlu dedikasi tinggi (menurut saya).
Masa SMP adalah masa yg sangat lekat di ingatan saya. Banyak orang berkata "Masa dimana kamu mengenakan celana abu-abu lah masa yang paling indah dan tak terlupakan". Bagiku tidak, masa celana biru lah yg terpatri di ingatan. Kenapa? Karena masa itu mimpi-mimpi saya masih tumbuh. Mimpi-mimpi logis samapai liar yang akhirnya membuat anak termotivasi. Coba bayangkan, saya dulu ingin sekolah di SMA Negeri di Jogja (iya bukan SMA di Wates, Kulonprogo) hanya karena ingin bermain streetball. Sungguh motivasi yg jika dipikir ulang pada saat ini adalah konyol dan bego. Tapi karena hal konyol itulah saya termotivasi untuk terus belajar di sekolah bahkan ikut bimbingan belajar. Saya sebelumnya belum pernah ikut bimbingan belajar, bahkan cenderung anti.
Target ingin sekolah di SMA N 3 Yogyakarta atau SMA N 8 Yogyakarta.
Iya. Padahal zaman SD itu ingin masuk SMA Teladan (SMA N 1 Yogyakarta). Dimana banyak orang bilang disitulah siswa berorientasi studi formal akademik pandai berkumpul.
Yaaa semenjak SMP jadi berubah, karena ingin basketan streetball itu lah. SMA 3 atau SMA 8 adalah sekolah yg menurut saya gak cuma berorientasi pada studi akademik juga. Tetapi minat bakat siswa juga dibebaskan berkembang.
Yah singkat cerita, di bimbingan belajar itu saya sering dpt peringkat atas. Bahkan lulus passinggrade SMA yang saya inginkan seperti di atas tadi.
Tapi ternyata saya gak bisa masuk SMA di Jogja hahaha. Nilai ujian nasional sebagai saringan untuk masuk di SMA tersebut banyak yg tinggi. Saya bukannya dapat nilai jelek. Nilai saya sudah rata-rata 9 ke atas, bahkan Matematika cuma salah satu nomor. Akan tetapi peraturan yg membatasi. Peraturan untuk siswa di luar kodya yg ingin sekolah di kodya Jogja dibatasi, cuma diberi kuota 25% dari jumlah siswa yg ada. DAFUQ! Karena alasan itulah saya tereliminasi menjadi siswa SMA di Jogja, selain karena saya tidak punya prestasi olimpiade yg bisa dijadikan nilai dongkrak masuk SMA. Sebenarnya ada prestasi basket porseni SMP tingkat propinsi. Tetapi karena cuma peringkat 5 (padahal jumlah kabupaten di Yogyakarta cuma ada 5 hahaha) jd sertifikat itu dianggap hina.
Tapi semua itu harus disyukuri. Nilai segitu yg saya dapatkan, di tingkat kabupaten merupakan nilai tinggi. Bukan hanya nilai LUMAYAN tinggi, tetapi nilai tinggi. Saya bisa masuk di SMA favorit se Kulonprogo. Yaitu SMA N 1 Wates. Saya memasukkan formulir pada hari dan jam terakhir pendaftaran. Maklum, karena gak jd sekolah di kodya membuat saya agak malas-malasan. Itu aja daftar SMA gak mandi dan tanpa ganti baju. Kaos hitam butut itu yg saya kenakan cuma dirangkap dengan seragam SMP. Karena pagi setelah sholat subuh di masjid, saya langsung ke warnet main Ragnarok. Iya, saya suka melimpahkan kekesalan dengan apa yg saya sukai
SEKIAN DULU LAH.. Saya mau nonton Bakuman dulu. Nonton anime merupakan sesuatu yg saya sukai. Iya karena sekarang ini saya lg kesel, ternyata nulis autobiografi (atau mungkin diary) ini melelahkan hahahaha makanya sekarang harus melakukan hal yg apa saya suka.
Saturday, February 16, 2013
Mas Primebound yang sekarang..
Gak terasa umur blog ini udah 4 tahun aja.
Cukup lama juga Mas Primebound ini berusaha menulis aktif di blogosphere. Udah banyak cerita juga yang saya share disini, mulai dari kisah keseharian Mas Primebound yang sangat penting anda simak sampai gosip Gayus Tambunan jadi binaragawan. Dari pertama kali ngeblog masih pakai blogspot hingga udah beli domain dot com
Empat tahun juga blog ini jadi semacam catatan sejarah Ega Prima Norista. Ngeblog dari kelas X SMA sampai udah semester 5 (harusnya), Mas Primebound udah banyak mengalami perubahan gaya tulisan.
Zaman dulu awal ngeblog gara-gara Raditya Dika dan hal absurd lainnya itu hidup saya masih happy-happy aja, penulisan juga masih banyak lelucon (menurut saya). Hingga akhirnya sekarang terkadang suka nulis tentang kesehatan (ya kesehatan asmara itu juga termasuk).
Ya.. menjadi seorang mahasiswa kedokteran membuat selera humor saya berkurang (sebenarnya terkadang sengaja dikurangi).
Eh salah! Bukan buku itu ding.. Tapi kayak yang di bawah ini..
Hidup keseharian juga butuh move on, bukan cuma masalah pacaran aja yang perlu itu. Terkadang saya juga butuh move on untuk hidup yang lebih serius. Iya.. Termasuk serius dalam bercanda
Mbuhlah..
Yowes Selamat Malam Minggu
Cukup lama juga Mas Primebound ini berusaha menulis aktif di blogosphere. Udah banyak cerita juga yang saya share disini, mulai dari kisah keseharian Mas Primebound yang sangat penting anda simak sampai gosip Gayus Tambunan jadi binaragawan. Dari pertama kali ngeblog masih pakai blogspot hingga udah beli domain dot com
Empat tahun juga blog ini jadi semacam catatan sejarah Ega Prima Norista. Ngeblog dari kelas X SMA sampai udah semester 5 (harusnya), Mas Primebound udah banyak mengalami perubahan gaya tulisan.
Zaman SMA masih suka banget baca komik
![]() |
| Ingat Nohara Sinosuke? |
Zaman dulu awal ngeblog gara-gara Raditya Dika dan hal absurd lainnya itu hidup saya masih happy-happy aja, penulisan juga masih banyak lelucon (menurut saya). Hingga akhirnya sekarang terkadang suka nulis tentang kesehatan (ya kesehatan asmara itu juga termasuk).
Ya.. menjadi seorang mahasiswa kedokteran membuat selera humor saya berkurang (sebenarnya terkadang sengaja dikurangi).
Bacaan Mas Primebound sekarang
![]() |
| Mau saya praktikan buat Nabilah JKT48 |
Eh salah! Bukan buku itu ding.. Tapi kayak yang di bawah ini..
![]() |
| buku kedokteran |
Mbuhlah..
Yowes Selamat Malam Minggu
Friday, February 4, 2011
Badai Otak
Hmmm... halo pren! lama gak nulis disini. Disebabkan bingung antara mau belajar atau bersenang-senang (main, internetan, dll) yang ujung-ujungnya malah jadi males-malesan. Iya! niat mau belajar untuk mencoba peruntungan di SNMPTN lagi malah terbuang percuma T__T. Udah deh curhat gak penting ini....
Yo!! Efek belajar ini membuat steker saraf yg gak nancep ke stop kontak otak jadi nyambung kembali. Entah kenapa ketika berusaha mengerjakan soal2 SNMPTN malah kepikiran untuk nulis buku. Iya buku! ya mungkin cuma novel cemen yang buka aib diri sendiri. Tapi gak jenis kayak gitu juga (maybe), sebenarnya Mas Primebound ingin nulis buku tentang nasib anak SMA ketika diujung tanduk (baca: kelas 3/ kelas 12). Hooh bener! apalagi untuk anak SMA yang ndeso dan kuper seperti saya ini, dimana informasi tidak menjangkau Kota Wates. Intinya buku yang ingin saya tulis adalah buku Tips n Trik Agar Sukses SNMPTN dan Tidak Salah Jurusan. Sungguh mulia sekali bukan tujuan anak satu ini!!
Ide untuk menulis buku itu akhirnya aku tulis di twitter (follow @primebound) sekitar jam 12 malam. Beberapa hari kemudian, sesosok anak gaul ganteng dan keren, Mas @yoditon ngirim mention saya. Wuah! ternyata dia juga pengen nulis buku. Singkat cerita, intinya mungkin nanti malam aku dan Dito mau ketemuan untuk melakukan ritual badai otak (baca: brainstroming) . Tunggu saja ya kabar selanjutnya...
NB: (nambah) doakan Mas Primebound ini lolos SNMPTN ke UGM ya! Gak mau kesasar ke tempat asing lagi...
![]() |
| Foto setahu lalu ketika masih SMA |
Yo!! Efek belajar ini membuat steker saraf yg gak nancep ke stop kontak otak jadi nyambung kembali. Entah kenapa ketika berusaha mengerjakan soal2 SNMPTN malah kepikiran untuk nulis buku. Iya buku! ya mungkin cuma novel cemen yang buka aib diri sendiri. Tapi gak jenis kayak gitu juga (maybe), sebenarnya Mas Primebound ingin nulis buku tentang nasib anak SMA ketika diujung tanduk (baca: kelas 3/ kelas 12). Hooh bener! apalagi untuk anak SMA yang ndeso dan kuper seperti saya ini, dimana informasi tidak menjangkau Kota Wates. Intinya buku yang ingin saya tulis adalah buku Tips n Trik Agar Sukses SNMPTN dan Tidak Salah Jurusan. Sungguh mulia sekali bukan tujuan anak satu ini!!
Ide untuk menulis buku itu akhirnya aku tulis di twitter (follow @primebound) sekitar jam 12 malam. Beberapa hari kemudian, sesosok anak gaul ganteng dan keren, Mas @yoditon ngirim mention saya. Wuah! ternyata dia juga pengen nulis buku. Singkat cerita, intinya mungkin nanti malam aku dan Dito mau ketemuan untuk melakukan ritual badai otak (baca: brainstroming) . Tunggu saja ya kabar selanjutnya...
NB: (nambah) doakan Mas Primebound ini lolos SNMPTN ke UGM ya! Gak mau kesasar ke tempat asing lagi...
Subscribe to:
Posts (Atom)



